DIRECT MEMMORY ACCESS
Pengertian Direct Memmory Access
Direct memory access (DMA) adalah suatu alat pengendali
khusus disediakan untuk memungkinkan transfer blok data langsung antar
perangkat eksternal dan memori utama, tanpa intervensi terus menerus dari
prosesor.
Transfer DMA dilakukan oleh sirkuit kontrol yang merupakan
bagian dari antar muka perangkat I/O. Istilah ini yang sering banyak kita
ketahui adalah sebagai kontroler DMA. Kontroler DMA melakukan fungsi yang
biasanya dilakukan oleh prosesor pada saat mengakses memori utama (yang sering
disebut: RAM). Untuk setiap word yang ditransfer, kontroler ini menyediakan
alamat memori dan semua sinyal bus yang mengontrol transfer data. Karena harus
mentransfer sejumlah blok data, maka kontroler DMA harus menaikkan alamat
memori untuk word yang berurutan dan mencatat jumlah transfer.
Sekalipun kontroler DMA dapat mentransfer data tanpa
intervensi dari prosesor, operasinya tetap berada dibawah kontrol program yang
dieksekusi oleh prosesor. Untuk menginisiasi transfer suatu blok word, prosesor
mengirim alamat awal, jumlah word dalam blok, dan arah transfer. Pada saat
seluruh blok telah ditransfer, kontroler tersebut memberitahu prosesor dengan
memunculkan sinyal interupt. Pada saat transfer DMA terjadi, program yang
meminta transfer tersebut berhenti bekerja dan prosesor dapat digunakan untuk
mengeksekusi program lain. Setelah transfer DMA selesai, prosesor dapat kembali
ke program yang meminta transfer tersebut.
Operasi I/O selalu dilakukan oleh OS sebagai respon terhadap
request dari program aplikasi. OS juga bertanggung jawab untuk menunda eksekusi
satu program dan memulai eksekusi program lain. Sehingga, untuk operasi I/O
yang melibatkan DMA, OS menetapkan program yang meminta transfer tsb pada
keadaan blocked, menginisiasi operasi DMA, dan memulai eksekusi program lain.
Pada saat transfer selesai, kontroler DMA memberitahu prosesor dengan mengirim
interupt request. Sebagai responnya, OS menetapkan program yang ditunda ke
keadaan runnable sehingga dapat dipilih oleh scheduler untuk melanjutkan
eksekusi.
Memory merupakan hardware atau perangkat keras yang
berfungsi untuk menyimpan data. Data yang disimpan bisa berupa data yang
bersifat sementara, juga bisa berupa data yang permanen. Direct Memory Access
(DMA), jika di artikan dalam bahasa indonesia adalah akses memori langsung. DMA
merupakan fitur yang modern dan komputer yang memungkinkan microprocessors
hardware subsystems tertentu di dalam komputer untuk mengakses memori sistem
untuk membaca dan menulis secara independen dari pusat pengolahan unit.
Singkatnya, DMA adalah sistem yang dapat mengontrol sistem memori tanpa
menggunakan CPU.
v Fungsi DMA
Fungsi dari DMA sendiri adalah agar CPU dapat melakukan
pekerjaan atau instruksi yang berbeda ketika melakukan operasi baca tulis dari
perangkat peripheral. Tanpa adanya DMA CPU akan terus sibuk melakukan
operasi baca tulis (transfer data) dan tidak dapat melakukan atau menyelesaikan
instruksi yang lain. Dengan adanya DMA, CPU cukup mempersiapkan DMA chip dengan
cara memberikan beberapa informasi seperti jumlah data bit yang ditransfer,
alamat dari device dan memory yang diperlukan dan arah dari aliran data
tersebut, setelah itu DMA chip sendiri yang akan menyelesaikannya. DMA chip
akan melakukan interupt, ketika pekerjaannya sudah selesai. Selama DMA chip
melakukan tugasnya hingga munculnya interupt, CPU dapat menyelesaikan instruksi
yang lainnya.
DMA juga digunakan intra-chip untuk transfer data dalam
multi-core, terutama dalam sistem multiprocessor-on-chip, di mana elemen-nya
adalah proses yang dilengkapi dengan memori lokal (sering disebut alas memori)
dan DMA digunakan untuk mentransfer data antara lokal memori dan memori utama.
Komputer yang ada DMA channel dapat mentransfer data dari dan ke perangkat
dengan CPU overhead jauh lebih sedikit daripada komputer tanpa saluran DMA .
Demikian pula di dalam sebuah elemen pemrosesan multi-core processor dapat
mentransfer data dari memori tanpa menempati prosesor waktu, mesin dan membuat
data tumpang tindih.
v Cara Kerja DMA
DMA chip atau DMA controller sangat beragam tergantung dari
teknologi yang ditanamkan padanya, untuk menjelaskan cara kerjanya akan
digunakan jenis yang paling sederhana, yaitu DMA chip yang menangani sebuah
transfer setiap waktunya.
Pertama CPU akan memprogram atau mengeset DMA chip dengan
mengatur registerinya, agar DMA chip mengetahui apa saja yang perlu ditransfer
dan kemana informasi tersebut perlu ditransfer. Selain itu CPU juga akan
memberikan command atau perintah pada disk controller untuk membaca data dari
disk dan menuliskannya pada internal buffer, serta melakukan checksum untuk memastikan
tidak adanya error yang terjadi ketika membaca dan menuliskan data dari disk
menuju internal buffer. Bila tidak ada terjadi error maka DMA chip dapat
memulai untuk melakukan transfer. DMA chip akan melakukan request kepada disk
controller untuk melakukan transfer data menuju main memory (RAM). Selama
melakukan transfer menuju memory akan terjadi bus cycle, dan setiap kali
selesai menuliskan data pada memory, disk controller akan mengirim suatu sinyal
(acknowledgement signal) pada DMA chip. Kemudian DMA chip akan menaikkan alamat
memory untuk digunakan dan melakukan pengurangan pada counter bit data. Proses
dari DMA chip melakukan request sampai disk controller mengirimkan sinyal
kembali pada DMA chip akan terus berlangsung hingga counter mencapai 0. Ketika
counter mencapai 0, maka DMA chip akan melakukan interupt dan memberitahukan
pada CPU bahwa proses transfer sudah selesai. Semua transfer data dan sinyal
ini dikirimkan melalui suatu bus yang menghubungkan CPU, DMA chip (controller),
Disk controller dan main memory.
v Jalur-Jalur Transfer DMA
Terdapat tiga jalur independen untuk transfer DMA. Setiap
saluran yang memicu untuk menerima transfer melalui besar multiplexer yang
memilih antara banyak sinyal, transfer terjadi saat sinyal diaktifkan. DMA
controller menerima sinyal pemicu tetapi akan mengabaikan itu dalam kondisi
tertentu. Hal ini diperlukan untuk cadangan memori bus untuk memprogram ulang
dan me non-maskable interrupts. Pengendali juga menangani konflik untuk memicu
bersamaan. Ketika beberapa pemicuan terjadi secara bersamaan, mereka muncul di
urutan modul prioritas. DMA yang kemudian memicu ke modul yang memicu
diaktifkan. DMA saluran yang akan menyalin data dari blok atau lokasi
memori ke lokasi memori tujuan atau blok.
v Kelebihan DMA
1. Dapat menirukan
sebagian fungsi processor.
2. Dapat mengambil alih
fungsi processor yang berhubungan dengan transfer data.
3. CPU dapat melakukan
menejemen operasi baca tulis (transfer data) dengan baik dan juga dapat
menyelesaikan instruksi yang lain.
4. Mendapat informasi
tentang jumlah data bit yang ditransfer, alamat dari device dan memory yang
diperlukan dan arah dari aliran data.
v Kelemahan DMA
1. Transfer rate data
terbatas.
2. Masih memerlukan
keterlibatan CPU, sehingga CPU menjadi lebih sibuk.
Tanpa DMA, diprogram menggunakan
Input/ Output (I/O) mode untuk berkomunikasi dengan perangkat pinggiran, atau
menggunakan/ menyimpan instruksi dalam kasus multicore chips, CPU biasanya
penuh diduduki untuk seluruh durasi dari operasi membaca atau menulis, dan
dengandemikian tidak tersedia untuk melakukan pekerjaan lain. Dengan DMA, CPU
akan melakukan transfer, lakukan operasi lainnya sementara transfer yang sedang
berlangsung, dan menerima mengganggu dari DMA controller setelah operasi telah
selesai. Hal ini sangat berguna dalam real-time komputasi di mana aplikasi
tidak stalling belakang yang berbarengan operasi adalah penting. Dan aplikasi
lain yang berhubungan dengan berbagai daerah adalah bentuk streaming pemrosesan
dimana perlu ada pengolahan data dan transfer paralel, untuk mencapai
throughput memadai.
Proses
Kerja Dma
ü Sinyal hold adalah sinyal permintaan
bus yang meminta microprosesor untuk
melepaskan control bus setelah siklus bus saat ini.
ü Input hold memiliki prioritas yang
lebih tinggi daripada input intrupsi
INTR atau NMI
ü Dma terjadi antara perangkat i/o dan
memori dengan penggunaan microprosesor
ü Dma baca transfer data dari memori
ke perangkat i/o
ü Dma menulis data transfer dari perangkat i/o ke memori
ü Signal MRCD dan IOWC untuk
mengaktifkan secara bersamaan untuk membaca dma
ü teknik akses memori langsung (dma) i
/ o menyediakan akses langsung ke memori sementara mikroprosesor untuk
sementara dinonaktifkan
ü dma controller secara temporer
meminjam address bus, dan mengontrol bus dari microprocesor dan mentransfer
byte data secara langsung antara port i / o dan serangkaian lokasi memori
ü transfer dma juga digunakan untuk
melakukan transfer kecepatan tinggi memori ke memori
ü dua sinyal kontrol digunakan untuk
meminta dan mengakui transfer dma dalam sistem berbasis mikroprosesor
search by:
https://www.slideshare.net/ashwiniawatare/dma-and-dma-controller-8237 di akses
pada tanggal 2 november 2018
https://wildanpamungkas.blogspot.com/2017/04/dma-direct-memmory-access.html di akses
pada tanggal 2 november 2018
Pengertian CPU Komputer
Jenis-Jenis
CPU Komputer
1. Intel Processor
2. AMD (Advanced Micro Processor)
3. ARM Processor
4. Cyrix Processor
5. Transmeta Processor
6. Via
7. Apple Processor
8. IBM Processor
9. IDT Processor
Contoh
CPU dan Komponen-Komponennya
Address Bus
Data Bus
CONTROL BUS
FUNGSI MEMORI
CENTRAL PROCESSING UNIT(CPU)
Pengertian CPU Komputer
Pengertian CPU komputer adalah bagian dari perangkat
keras (hardware) yang melaksanakan instruksi-instruksi dari sebuah program
komputer. CPU melakukan operasi aritmatika, logis, dan input/output dasar dari
sebuah sistem komputer. CPU seperti otak dari komputer, setiap instruksi, tidak
peduli seberapa sederhana, harus melalui CPU.
Katakanlah Anda menekan huruf “z” pada keyboard dan huruf
tersebut muncul di layar, sebenarnya CPU komputer-lah yang membuat hal ini bisa
terjadi.
Ketika kita memeriksa berbagai komponen sebuah CPU dan
bagaimana komponen-komponen tersebut berfungsi, ingat bahwa semua ini adalah tentang
kecepatan. Ketika kita menggunakan komputer, kita ingin instruksi-instruksi
yang akan dilakukan sangat cepat.
Ketika instruksi menjadi lebih rumit (misalnya, membuat
animasi 3D atau mengedit file video), kita membutuhkan CPU yang lebih cepat
dari biasanya.
Jenis-Jenis
CPU Komputer
Setelah mengetahui pengertian CPU, mari kita lihat apa
saja jenis-jenisnya. Jenis CPU Komputer dibawah dibagi berdasarkan Vendor.
1. Intel Processor
2. AMD (Advanced Micro Processor)
3. ARM Processor
4. Cyrix Processor
5. Transmeta Processor
6. Via
7. Apple Processor
8. IBM Processor
9. IDT Processor
Contoh
CPU dan Komponen-Komponennya
Sebuah CPU khusus memiliki beberapa komponen. Pertama adalah Arithmetic Logic Unit (ALU), yang
melakukan aritmatika dan operasi logis sederhana. Kedua adalah Control Unit (CU), yang mengatur
berbagai macam komponen komputer.
Control Unit membaca dan mengartikan instruksi dari
memory dan mengubahnya menjadi serangkaian sinyal untuk mengaktifkan
bagian-bagian lain komputer. Control Unit menyerukan Arithmetic Logic Unit
untuk melakukan perhitungan yang diperlukan.
Ketiga adalah Cache, berfungsi sebagai
memory berkecepatan tinggi dimana instruksi-instruksi dapat disalin dan
diambil.
Awalnya, CPU terdiri dari banyak komponen yang berbeda,
namun sejak tahun 1970-an, komponen-komponen ini dibangun sebagai sebuah unit
terintegrasi tunggal yang disebut microprocessor. Dengan demikian, CPU
merupakan microprocessor jenis khusus.
CPU terletak pada motherboard. Motherboard
memiliki socket untuk CPU yang spesifik untuk jenis processor tertentu. Sebuah
CPU akan sangat panas sehingga membutuhkan sistem pendingin sendiri dalam
bentuk heat sink dan/atau kipas.
Kecepatan
Clock
Kecepatan Clock komputer adalah kecepatan
dimana instruksi-instruksi dieksekusi. Kecepatan ini diatur menggunakan clock
internal dan dinyatakan sebagai jumlah siklus clock per detik. CPU modern dapat
memproses miliaran perhitungan per detik. Satuan yang digunakan untuk
menyatakan kecepatan clock adalah hertz, disingkat Hz. Jadi ketika processor
memiliki kecepatan clock 3.5 GHz itu berarti 3.5 gigahertz, atau 3.5 miliar
siklus clock per detik. Lebih cepat lebih baik, tetapi kecepatan yang lebih
tinggi akan membutuhkan biaya yang lebih mahal.
Jadi apa maksud dari processor 64 bit ? Hal
ini mengacu pada jarak integer dan menentukan bagaimana sebuah CPU mewakili angka.
Bit biner digit 0 dan 1 agak sederhana, jadi untuk mewakili angka yang lebih
rumit maka kita membutuhkan bit yang lebih banyak. Misalnya menggunakan
processor 8 bit berarti ada 28 atau 256 nilai unik, CPU modern
64 bit, yang berarti 264 nilai unik yang berarti lebih dari 18
triliun. Artinya, dalam hal praktis adalah bahwa CPU 64 bit dapat bekerja jauh
lebih cepat dari pendahulunya yaitu CPU 32 bit atau 16 bit.
Produsen komputer selalu berusaha untuk
meningkatkan kinerja sistem komputer secara keseluruhan dan peningkatan
kecepatan CPU merupakan bagian dari itu. Ada batas fisik untuk kecepatan clock
dan seberapa dekat anda dapat menempatkan transistor secara bersamaan pada chip
silokon. Salah satu solusi adalah dengan menempatkan beberapa processor dalam satu
CPU. Menggunakan dua processor disebut sebagai duo core dan 4
processor disebut sebagai quad core. Namun lebih banyak core
berarti akan lebih banyak biaya.
Menggunakan multi core tidaklah semudah
kedengarannya, diperlukan komputasi format baru yang dikenal sebagai parallel
computing (komputasi paralel), ini berarti bahwa instruksi-instruksi
harus dibagi ke dalam beberapa bagian terpisah yang dapat ditangani oleh
processor terpisah. Setelah instruksi selesai diproses oleh processor yang
terpisah maka hasilnya harus digabungkan kembali.
Pendekatan komputasi paralel telah
dikembangkan, dan sebagai hasilnya CPU multi core sekarang menjadi standar
dalam sistem komputer reguler.
Search by:
https://www.jejakwaktu.com/cpu/ di akses
pada tanggal 2 november 2018
ADDRESS BUS
Address Bus
Digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada
proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang
akan ditulis atau dibaca.Address bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32
jalur paralel.
Search by:
https://dirlanlatiff.blogspot.com/2016/10/pengertian-address-bus-data-bus-control.html di akses
pada tanggal 2 november 2018
DATA BUS
Data Bus
Adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam
sistem komputer. Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya
dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat
ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara
keseluruhan. Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menirma data
melalui data bus ini. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur
paralel.
Search by:
https://dirlanlatiff.blogspot.com/2016/10/pengertian-address-bus-data-bus-control.html di akses
pada tanggal 2 november 2018
CONTROL BUS
Control
Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan Address
Bus. Terdiri atas 4 samapai 10 jalur paralel.
Search by:
https://dirlanlatiff.blogspot.com/2016/10/pengertian-address-bus-data-bus-control.html di akses
pada tanggal 2 november 2018
MEMORY
Pengertian Memori Secara Umum adalah sistem
perangkat yang menyimpan data/informasi program pada komputer elektronik
digital, yang bersifat sementara atau permanent.
Memori
biasanya disebut juga dengan istilah : computer storage, computer memory atau
memory, merupakan piranti komputer yang digunakan sebagai media penyimpan data
dan informasi saat menggunakan komputer. Memory merupakan bagian yang penting
dalam komputer modern dan letaknya di dalam CPU (Central Processing
Unit).
Pengertian
MemoriUtama : Memori utama merupakan media penyimpanan dalam bentuk array
yang disusun word atau byte, kapasitas daya simpannya bisa jutaan susunan.
Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Data yang disimpan pada
memori utama ini bersifat volatile, artinya data yang disimpan bersifat
sementara dan dipertahankan oleh sumber-sumber listrik, apabila sumber listrik
dimatikan maka datanya akan hilang. Sebagian besar komputer memiliki hirarki
memori yang terdiri atas tiga level, yaitu:
·
Physical
Register di CPU, berada di level teratas. Informasi yang berada di register
dapat diakses dalam satu clock cycle CPU.
·
Primary
Memory (executable memory), berada di level tengah. Contohnya, RAM. Primary
Memory diukur dengan satu byte dalam satu waktu, secara relatif dapat diakses
dengan cepat, dan bersifat volatile (informasi bisa hilang ketika komputer
dimatikan). CPU mengakses memori ini dengan instruksi single load dan store
dalam beberapa clock cycle. Secondary Memory, berada di level bawah. Contohnya,
disk atau tape.
·
Secondary
Memory diukur sebagai kumpulan dari bytes (block of bytes), waktu aksesnya
lambat, dan bersifat non-volatile (informasi tetap tersimpan ketika komputer
dimatikan). Memori ini diterapkan di storage device, jadi akses meliputi aksi
oleh driver dan device.
FUNGSI MEMORI
Berdasarkan
fungsinya, fungsi memori terbagi dalan 2 bagian yaitu memori internal dan
memori external.
1. Memori internal
Memori
Internal berfungsi sebagai pengingat. Memory Internal adalah Memory yang
dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Dalam hal ini yang disimpan di
dalam memori utama dapat berupa data atau program.
2. Memory Eksternal
Memori
exsternal adalah memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau
program. Dengan kata lain memory ini termasuk perangkat keras untuk melakukan
operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar memori utama.
Contoh:
Hardisk, Flash Disk, dan Floppy Disk. Pada dasarnya konsep dasar memori
eksternal adalah Menyimpan data bersifat tetap (non volatile), baik pada saat
komputer aktif atau tidak.
Memori
eksternal mempunyai dua fungsi utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk
membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas
tinggi bagi penggunaan jangka panjang.
Search by:
http://www.tampilaninfo.com/2017/11/pengertian-memori-komputer.html
di akses pada tanggal 2 november 2018
I/O INTERFACE
Sistem Input Dan Output Komputer atau sering
juga disingkat dengan I/O adalah suatu mekanisme pengiriman data secara
bertahap dan terus menerus melalui suatu aliran data dari proses ke peranti
(begitu pula sebaliknya). Fungsi I/O pada dasarnya adalah mengimplementasikan
algoritma I/O pada level aplikasi. Hal ini dikarenakan kode apliksi sangat
fleksibel, dan bugs aplikasi tidak mudah menyebabkan sebuah sistem crash.
Teknik Pengoperasian
Perangkat I/O
a. Perangkat I/O terprogram (programmed I/O)
Merupakan perangkat I/O komputer yang dikontrol oleh
program. Contohnya, perintah mesin in, out, move. Perangkat I/O terprogram
tidak sesuai, untuk pengalihan data dengan kecepatan tinggi karena dua alasan
yaitu:
·
Memerlukan
overhead (ongkos) yang tinggi, karena beberapa perintah program harus dieksekusi
untuk setiap kata data yang dialihkan antara
peralatan eksternal dengan memori utama.
·
Banyak
peralatan periferal kecepatan tinggi memiliki mode operasi sinkron, yaitu
pengalihan data dikontrol oleh clock frekuensi tetap, tidak tergantung CPU.
b.
Perangkat berkendalikan interupsi (Interrupt I/O)
Interupsi
lebih dari sebuah mekanisme sederhana untuk mengkoordinasi pengalihan I/O.
Konsep interupsi berguna di dalam sistem operasi dan pada banyak aplikasi
kontrol di mana pemrosesan rutin tertentu harus diatur dengan seksama, relatif
peristiwa-peristiwa eksternal.
c.
DMA (Direct Memory Address)
Merupakan suatu pendekatan alternatif yang digunakan sebagai
unit pengaturan khusus yang disediakan untuk memungkinkan pengalihan blok data
secara langsung antara peralatan eksternal dan memori utama tanpa intervensi
terus menerus oleh CPU.
Evolusi telah terjadi pada sistem komputer. Evolusi antara
lain terjadi peningkatan kompleksitas dan kecanggihan komponen-komponen sistem
komputer. Evolusi sangat tampak pada fungsi-fungsi I/O, yaitu sebagai berikut:
·
pemroses
secara langsung mengendalikan peralatan I/O. Teknik ini masih dilakukan sampai
saat ini, yaitu untuk peralatan sederhana yang dikendalikan mikroprosesor untuk
menjadi intelligent device.
·
Peralatan
dilengkapi pengendali I/O (I/O controller). Pemroses masih menggunakan I/O
terprogram tanpa interupsi. Pada tahap ini, pemroses tak perlu memperhatikan
rincian-rincian spesifik interface peralatan.
·
Tahap
ini sama dengan tahap 2 ditambah fasilitas interupsi. Pemroses tidak perlu
menghabiskan waktu untuk menunggu selesainya operasi I/O. Teknik ini
meningkatkan efisiensi pemroses.
·
Pengendali
I/O diberi kendali memori langsung lewat DMA. Pengendali dapat memindahkan blok
data ke atau dari memori tanpa melibatkan pemroses kecuali di awal dan akhir
transfer.
·
Pengendali
I/O ditingkatkan menjadi pemroses yang terpisah dengan instruksi-instruksi
khusus yang ditujukan untuk operasi I/O. Pemroses pusat
mengendalikan/memerintahkan pemroses I/O untuk mengeksekusi program I/O yang
terdapat di memori utama.
·
Pemroses
I/O mengambil dan mengeksekusi instruksi-instruksi ini tanpa intervensi
pemroses utama (pusat). Dengan teknik ini dimungkinkan pemroses pusat
menspesifikasikan barisan aktivitas I/O dan hanya diinterupsi ketika seluruh
barisan telah diselesaikan.
·
Pengendali
I/O mempunyai memori lokal yang menjadi miliknya dan komputer juga memiliki
memori sendiri. Dengan arsitektur ini, sekumpulan besar peralatan I/O dapat
dikendalikan dengan keterlibatan pemroses pusat yang minimum.
Arsitektur ini digunakan untuk pengendalian komunikasi
dengan terminalterminal interaksi. Pemroses I/O mengambil alih kebanyakan tugas
yang melibatkan pengendalian terminal. Evolusi berlangsung terus, jalur yang
dilalui oleh evolusi adalah agar fungsi-fungsi I/O dapat dilakukan lebih banyak
dan lebih banyak lagi tanpa keterlibatan pemroses pusat. Pemroses pusat yang
tidak disibukkan dengan tugas-tugas yang berhubungan dengan I/O akan
meningkatkan kinerja sistem. Tahap 5 & 6 merupakan tahap perubahan utama,
yaitu konsep pengendali I/O mampu mengeksekusi program sendiri.
Prinsip-Prinsip Perangkat I/O
Terdapat dua sasaran perancangan perangkat I/O, yaitu:
a.
Efisiensi
Merupakan
aspek penting karena operasi I/O karena sering menjadi operasi yang menimbulkan
bottleneck pada sistem komputer/komputasi.
b.
Generalitas (Device-independence)
Selain berkaitan dengan simplisitas dan bebas dari kesalahan
diharapkan juga menangani semua gerak peralatan secara beragam. Pernyataan ini
diterapkan dari cara proses-proses memandang peralatan I/O dan cara sistem
operasi mengelola peralatan-peralatan dan operasi-operasi I/O.
Perangkat lunak diorganisasikan sebagai satu barisan
lapisan. Lapisan-lapisan lebih bawah berurusan menyembunyikan
kepelikan-kepelikan perangkatkeras. Untuk untuk lapisan-lapisan lebih atas
berurusan memberikan interface yang bagus, bersih, nyaman dan seragam ke
pemakai.
Masalah-masalah penting yang terdapat dan harus diselesaikan
pada perancangan manajemen I/O adalah:
·
Penamaan
yang seragam (uniform naming) Nama berkas atau peralatan adalah string
atau integer, tidak tergantung pada peralatan sama sekali.
·
Penanganan
kesalahan (error handling) Umumnya penanganan kesalahan ditangani sedekat
mungkin dengan perangkat keras.
·
Transfer
sinkron vs asinkron, Kebanyakan fisik I/O adalah asinkron. Pemroses mulai
transfer dan mengabaikannya untuk melakukan kerja lain sampai interupsi tiba.
Programprogram pemakai sangat lebih mudah ditulis jika operasi-operasi I/O
berorientasi blok. Setelah perintah read, program kemudian secara otomatis ditunda
sampai data tersedia di buffer.
·
Shareable
vs dedicated Beberapa peralatan dapat dipakai bersama seperti disk, tapi
ada juga peralatan yang harus hanya satu pemakai yang dibolehkan memakainya
pada satu saat. Contohnya peralata yang harus dedicated misalnya printer.
Search by:
http://tomkompi.blogspot.com/2013/11/Pengertian-Sistem-Input-Dan-Output-Komputer.html di akses pada tanggal 2 november 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar